Kamis, 16 Januari 2014

Drum dan Peradaban

Drum dan Peradaban. Jika anda pikir drum sangat jauh dari kebudayaan tradisional, tentu anda salah kaprah. Sebab faktanya sejak jaman neolitikum drum sudah ada dan menjadi bagian dari perkembangan budaya dan bahasa masyarakat.

Pada saat itu drum tidak selalu digunakan untuk musik. Di Afrika, musik hanyalah sebuah penafsiran kehidupan sehari-hari dalam suara, drum digunakan sebagai pidato. Pola ketukan tertentu adalah cara masyarakat berkomunikasi, menyebarkan sejumlah besar informasi. Drum juga digunakan untuk banyak acara keagamaan.

Dibeberapa negara bagian Afrika, drum sangatlah sakral dan dihormati. Bahkan drum tersebut mereka berikan nama suci. Perempuan di beberapa bagian negara harus memperlakukan drum dengan hormat sama halnya dengan cara mereka menghormati laki-laki.

Dalam beberapa kasus sejarah, banyak pula perempuan Afrika yang dibunuh hanya karena menyentuh instrumen ini. Tapi kini penggunaan drum telah berevolusi. Tujuannya tetap sama, menyampaikan informasi atau pesan. Namun tidak lagi dianggap suci namun tetap sakral. Jadi jika anda berniat beli drum elektrik ataupun manual tengok dulu sejarahnya. Lebih bagus yang sudah memiliki kesakralan,karena bisa menyokong penampilan anda menjadi lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar